Transparansi Studi Banding Anggota DPR ke Luar Negeri Dipertanyakan

Transparansi Studi Banding Anggota DPR ke Luar Negeri Dipertanyakan

- detikNews
Sabtu, 30 Apr 2011 16:19 WIB
Jakarta - Studi banding yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) makin ditanyakan relevansinya. Oleh karena itu, anggota DPR diminta transparan dalam setiap lawatannya ke luar negeri.

"Saya sudah sering sampaikan ke masyarakat, kita tidak melarang. Tetapi harus diefektifkan dan disampaikan kepada masyarakat baik sebelum dan sesudah berangkat," kata Wakil Ketua DPR Bidang Kesra Taufik Kurniawan seusai acara Pelantikan Pengurus DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia di Tennis Indoor Senayan, Sabtu (30/4/2011).

Menurut Taufik, akan terlihat janggal kalau anggota DPR dilarang melakukan kunjungan ke luar negeri karena kadangkala tuntutan pekerjaan mengharuskan anggota DPR berangkat ke luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pernah sampaikan kalau ada Konferensi Internasional PBB yang mengundang parlemen dunia, nanti Sekjen PBB bertanya kenapa Indonesia nggak dateng lalu dijawab dilarang sama rakyatnya, kan lucu" katanya.

Oleh karena itu, yang dibutuhkan adalah meningkatkan kualitas dan transparansi kunjungan DPR ke luar negeri.

"Kita perlu efektivitas kunjungan, prioritas negara yang dikunjungi dan keterbukaan pada masyarakat," katanya.

(mad/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads