"Saya pernah (ke Al-Zaytun) dalam posisi dulu sebagai anak buah. Kalau sebagai wakil ketua DPR belum," kata Priyo usai mengikuti acara pelantikan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (30/4/2011).
Menurut Priyo, kunjungan tersebut dilakukan ketika dia menjabat sebagai pengurus Golkar di bawah kepemimpinan Harmoko. Saat itu, ada agenda partai Beringin di Al-Zaytun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pesan saya, jangan sembarangan menuduh itu pertama. Kedua, kalau ada orang yang benar-benar meninggalkan itu, seperti Umar bin Khatab pun jadi khalifah harus kita hormati. Yang sudah meninggalkan itu. Lebih baik memang apabila secara khusus intelijen dan pemerintah kita mengusutnya," urainya.
Sebelumnya Panji Gumilang, pimpinan Al Zaytun dikait-kaitnya dengan NII KW9. Kelompok ini disebut-sebut sebagai NII palsu yang kerjanya merekrut orang untuk mengumpulkan dana.
Panji Gumilang disebut-sebut sebagai Abu Toto, pemimpin NII KW9. Namun dengan tegas, Panji Gumilang membantahnya. Dia juga membantah terkait dengan NII KW9.
(mad/ndr)










































