5.356 Siswa SMU dan SMK di Sulsel Tidak Lulus UAN
Senin, 14 Jun 2004 16:05 WIB
Makassar -
Pengumuman kelulusan Ujian Akhir Nasional (UAN) siswa sekolah menengah atas diumumkan serentak secara nasional. Di Sulsel, sekitar 5 ribu lebih siswa dianyatakan tidak lulus, Senin (14/6/2004) Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, dari 70 ribu lebih siswa yang mengikuti UAN, sekitar 5.356 siswa dinyatakan tidak lulus. Dari jumlah itu, 3.368 di antaranya adalah siswa Sekolah Menegah Umum (SMU) dan 1.978 orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). "Meski jumlahnya sedikit, namun persentase ketidaklulusan sekolah kejuruan sebenarnya lebih tinggi dari SMU," ujar Drs M. Noer Sanusi, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel ketika ditemui di kantornya, Jl. Perintis Kemerdekaan, Makassar. Dari 52. 843 siswa SMU yang mengikuti UAN, sekitar 6,37 % siswa tidak lulus. Untuk SMK, dari 18.907 siswa yang mengikuti UAN sekitar 10, 46 % siswa yang tidak lulus. Tingginya ketidaklulusan sebenarnya lebih dominan terjadi di kabupaten/kota. Untuk jurusan Bahasa misalnya, sebanyak 92,85 % siswa di Kabupaten Enrekang dinyatakan tidak lulus. Sementara itu, tingkat ketidaklulusan tertinggi untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) terjadi di kabupaten Palopo. Sekitar 22,45 % yang dinyatakan tidak lulus dari 1.393 siswa yang mengikuti UAN. Dan untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), tingkat ketidaklulusan tertinggi terjadi di Kab. Pangkep. Dari 504 siswa, yang tidak lulus mencapai 29,16 %. Banyaknya ketidaklulusan di kabupaten/kota, menurut Noer Sanusi, dikarenakan kurangnya fasilitas dan SDM yang memadai di daerah. "Fasilitas dan SDM gurunya masih kurang," ujar Nor Sanusi.
(asy/)










































