"Kita tidak main-main dalam masalah ini. Kita sudah siapkan massa FPI di Kepri. Massa datang dari Batam, Tanjungpinang dan Tanjungbalai Karimun. Ini belum ditambah massa FPI dari DPP FPI di Jakarta," kata Ketua Laskar FPI Kepri, Edwin Nasution, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (29/04/2011).
Menurutnya, FPI Kepri secara resmi telah menyurati pihak Pemkab Kabupaten Bintan untuk membatalkan acara tersebut. Parade bikini dinilai tidak sesuai dengan norma adat serta peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Edwin, saat ini sejumlah anggota FPI di Kepri sudah melakukan penyisiran ke lokasi yang akan dijadikan arena parade tersebut. Beberapa orang FPI yang turun ke lokasi itu untuk melihat sejuah mana persiapan panitia untuk melaksanakan acara tersebut.
"Hari ini tim kita sudah ada yang meninjau lokasi tempat acara tersebut. Kalau dilihat di lokasi belum ada tanda-tanda persiapan dari pihak panitia. Namun apa bila benar-benar dilaksanakan, kami siap membubarkan acara itu dengan segala resiko," kata Edwin.
Masih menurut Edwin, dalam persiapan massa untuk membubarkan parade bikini itu, FPI akan bekerja sama dengan ormas lainnya. Misalnya dari kelompok ormas Granat dan sejumlah ormas lainnya. Sejumlah ormas di Kepri sudah siap untuk turun kejalan bersama-sama menolak acara tersebut.
"Dari kita saja jumlah massa yang siap terjun ke lokasi sebanyak 500 orang, ditambah FPI Jakarta 200 orang. Ini belum massa dari ormas lainnya. Kita perkirakan bisa mencapai 1.000 orang untuk membubarkan acara tersebut," tutupnya
(cha/van)










































