Amien Rais Nyangkul Sawah di Rengasdengklok
Senin, 14 Jun 2004 15:52 WIB
Karawang - Capres Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais bersama petani nyangkul sawah di Rengasdengklok, Karawang. Jika terpilih, Amien berjanji memperbaiki nasib petani dan menghentikan impor beras.Amien langsung melepas sepatu, melipat celana panjangnya sebatas paha kemudian terjun bergabung dengan sejumlah petani yang tengah sibuk mencakuli sawah mereka. Sambil turut mencangkul, Amien berdialog dengan sekitar 20 petani. Pakaian warna putih yang dikenakannya tampak kotor dan kakinya terendam lumpur sedalam sebetis."Bagaimana proses persawahannya?" tanya Amien kepada petani. Para petani menjawab, masih menggunakan alat tradisional. "Kami masih menggunakan sabit untuk memotong padi," ujar salah seorang petani."Hidup Amien Rais, Amien Rais Presiden," teriak pendukungnya sambil mengusung Amien keluar dari sawah.Sebelumnya, Amien Rais didampingi anggota Tim Sukses Amien Rais-Siswono Yudo Husodo, Din Syamsuddin melakukan dialog terbuka di hadapan 500 petani, nelayan dan tukang ojek di Sawah Balong Jambe, Desa Cikangkung, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Kerawang, Senin (14/6/2004).Amien berjanji akan memperbaiki nasib petani. "Apabila saya terpilih menjadi presiden, saya ingin menghentikan penderitaan petani dan membuat program, antara lain menghentikan impor beras dan menghentikan penyelundupan yang merusak kehidupan petani," janji Amien.Selanjutnya, Amien akan menaikkan harga beras di atas biaya produksi petani atau sesuai dengan standar internasional. Dalam kesempatan itu, Amien Rais juga berkunjung ke markas Tim Sukses Amien Rais-Siswono Yudo Husodo yang berlokasi di Rengasdengklok.
(aan/)











































