"Mengenai pernyataan pejabat pemerintahan bahwa NII belum menjadi ancaman serius, terus terang agak mengkhawatirkan pernyataan ini. Segitu banyak adik-adik kita melakukan eksodus besar-besaran ke NII. Pernyataan itu patut kita pertanyakan," ujar Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/4/2011).
Priyo juga prihatin aparat intelijen kecolongan atas aktivitas penipuan berkedok doktrin agama oleh NII KW 9. Gerakan yang menyerang generasi muda ini tidak boleh dibiarkan pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah ada pembiaran pemerintah selama ini, saya tidak tahu," kata Priyo.
Sebelumnya di Istana Wapres, Menko Polhukam Djoko Suyanto kepada wartawan mengakui NII KW 9 telah meresahkan masyarakat. Namun dalam konteks nasional, gerakan ini bukan gerakan massif.
"Dalam skala nasional, apakah adalah gerombolan yang massif, kan belum ada? Namun kita harus meningkatkan kewaspadaan," tutur Djoko.
(nik/nrl)










































