"Tidak dong, bagaimana mungkin, pertanggungjawabannya kan harus aktual. Itu tidak ada dan tidak boleh. Kalau mau menerapkan itu zaman sekarang tidak mungkin karena sekarang era transparan," kata Syarif di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (29/4/2011).
Menurut Syarif, yang juga menjabat Menteri Koperasi dan UKM ini, sumber dana di PD transparan. Dia juga meminta semua pihak tidak berburuk sangka terhadap penanganan kasus dugaan suap di Kemenpora.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk kasus suap Kemenpora Syarif menegaskan Menpora Andi Malarangeng siap bekerjasama. "Jadi lebih bagus diserahkan ke penegak hukum," katanya.
Sebelumnya, Ketua PD Benny K Harman membantah tudingan peran Bendahara PD M Nazaruddin dalam kasus suap Kemenpora. Tudingan itu dianggapnya sebagai sampah.
(nal/nrl)











































