"Kita anggap Kamarudin itu sampah, kalau KPK yang omong kita terbangun, itu bernilai. Tapi kalau omongannya Kamaruddin itu tidak memiliki value," kata Ketua DPP PD bidang Hukum Benny K Harman dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/4/2011).
Benny yang juga Ketua Komisi III DPR ini menilai, apa yang disampaikan Kamarudin bahwa Nazaruddin adalah atasan Rosa dan melakukan intimidasi agar Rosa tidak buka mulut sepenuhnya tidak benar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benny juga membantah Nazaruddin melakukan intervensi pada Rosa agar memecat Kamarudin sebagai pengacaranya. "Kita sama sekali tidak mengatur pengacara, kuasa hukum itu urusan mereka (Rosa)," tuturnya.
KPK menangkap M El Idris (MEI), serta Sekretaris Menpora Wafid Muharam, dan seorang perantara Mirdo Rosalina Manulang di Kemenpora pada pekan lalu. KPK menyita cek Rp 3,2 miliar diduga sebagai uang suap untuk proyek pembangunan wisma atlet untuk Sea Games di Palembang.
(ndr/nrl)











































