Kemendiknas: Antitesa NII KW 9 Lebih Utama Ketimbang Intel ke Kampus

Kemendiknas: Antitesa NII KW 9 Lebih Utama Ketimbang Intel ke Kampus

- detikNews
Jumat, 29 Apr 2011 15:40 WIB
Kemendiknas: Antitesa NII KW 9 Lebih Utama Ketimbang Intel ke Kampus
Jakarta - Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) ikut mengomentari intelijen masuk kampus mewaspadai penipuan berkedok doktrin agama NII KW 9. Bagi Kemendiknas,  meluruskan pemikiran NII KW 9 lebih utama ketimbang menyebar intel masuk ke dalam kampus.

"Saya ingin mengutip kata-kata Pak Menteri bahwa NII KW 9 merupakan pemikiran. Untuk menjawab pemikiran adalah dengan pemikiran lagi, bukan dengan tindakan represif," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendiknas, Ibnu Hamad.

Hal ini disampaikan Ibnu dalam jumpa pers di kantor Kemendiknas, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (29/4/2011).

Menurut dia, Kemendiknas mengembangkan mind set yang positif soal antitesa NII KW 9. "Soal mengembangkan kembali kebhinnekaan dan hal-hl yang menjadi antitesa NII dan akan membuka dialog dengan mahasiswa. Jadi lebih pada meluruskan pemikiran. Soal policy intel masuk kampus, sebenarnya yang lebih utama meluruskan pemikiran," papar dia.

Sekjen Kementerian Pendidikan Nasional, Dodi Nandika, mengatakan masuknya aparat ke sekolah tergantung kondisi sekolah.

"Jika kondisinya sejuk dan nyaman tentunya tidak perlu. Tetapi, pada situasi khusus kami menghargai langkah-langkah semua sektor aparat keamanan dalam menjaga keamanan," kata Dodi.

Jajaran intel Polres Depok telah disebar untuk memantau kegiatan ini, termasuk di kampus Universitas Indonesia (UI). "Intelijen sudah bekerja terutama di UI sudah masuk untuk mencari informasi kegiatan NII. Karena dulu juga pernah NII ini masuk ke UI," kata Kapolres Depok, Kombes Ferry Abraham.


(rdf/aan)


Berita Terkait