Disdik DKI Akan Tegur Sekolah yang Siswanya Coret Baju Usai Ujian

Disdik DKI Akan Tegur Sekolah yang Siswanya Coret Baju Usai Ujian

- detikNews
Jumat, 29 Apr 2011 14:14 WIB
Jakarta - Aksi tawuran dan corat-coret seragam sekolah marak terjadi usai melaksanakan Ujian Nasional (UN). Agar ini tidak terus menjadi kebiasaan, Dinas Pendidikan DKI akan tegur sekolah yang tidak mengawasi siswanya.

"Setelah ujian tawuran dan coret-coret, itu sangat prihatin sekali sebetulnya," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, di sela-sela rapat paripurna di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (29/4/2011).

Taufik menambahkan, Disdik akan mengadakan tinjauan langsung ke sekolah-sekolah yang siswanya terlibat aksi brutal seperti itu. Disdik juga akan memantau sejauh mana sistem pembinaan di sekolah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita akan melihat sekolah-sekolah mana yang terlibat tawuran dan coret-coret apalagi sudah ada ederan. Saya ingin menelusuri lebih jauh lagi, tentu saja dalam konteks pembinaan. Apalagi kegiatan seperti ini (tawuran dan coret-coret) sudah turun sampai SMP," katanya.

Taufik menyarankan kepada anak didik memilih kegiatan positif untuk merayakan kesuksesan mereka. Karena aksi seperti itu sesungguhnya menunjukkan betapa rendahnya intelektual si anak.

"Ini tidak hanya menyangkut intelektual, tetapi juga menyangkut masalah mental. Alangkah baiknya kalau baju tersebut di berikan kepada yang lebih membutuhkan," jelas pria berkacamata ini.

Agar ini tidak terus berulang, Taufik berjanji Disdik DKI akan terus bersinergi dengan suku dinas dan semua sekolah-sekolah. Karena memang ini harus di tangani dan di selesaikan secara tegas.

"Sanksinya seperti hukum masyarakatlah. Karena unsur masyarakat yang tidak ingin melihat itu juga, kemudian merespons," bebernya.

(lia/anw)


Berita Terkait