"Tidak berpengaruh sama sekali kalau ada sejumlah orang yang keluar," kata Ical sebelum berziarah ke makam mantan Presiden Soeharto di Astana Giribangun, Solo, Jumat (29/4/2011).
Menurut Ical, kader Golkar itu berlapis-lapis. "Jika ada yg meninggalkan posisinya, maka kader di lapisan berikut akan segera mengisi posisi yang ditinggalkan itu," kata Ical yakin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Golkar akan jadi kawah Candradimuka bagi para pemimpin internal Golkar dan pemimpin nasional," ujar Ical.
Ical yakin Golkar akan menang Pemilu 2014. "Saya haqul yakin Golkar akan menang pemilu," ujarnya optimistis.
Ziarah Soeharto
Terkait dengan ziarah ke Astana Giribangun, Ical mengatakan ini adalah acara tambahan. Agenda utamanya di Solo adalah pembukaan Rakornas Partai Golkar Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan di Solo pada Jumat 29 April sore nanti.
"Tapi sepertinya Allah menuntun kita. Karena tanggal 28 April, 15 tahun lalu, Ibu Tien wafat. Kita datang ke sini untuk berziarah, menghormati beliau berdua. Soeharto kan sebagai tokoh pembangunan bangsa," ujar pria yang hari ini berbatik coklat.
Hingga pukul 13.30 WIB, Ical masih menggelar tahlilan di makam Soeharto. Dia tampak didampingi para petinggi Golkar antara lain Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham, Bendahara Partai Setya Novanto, dan Wasekjen DPP Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) yang juga putri kandung Soeharto.
(fay/nrl)











































