Kemenag akan Bahas Teroris karena Pengaruh Terjemahan Alquran

Kemenag akan Bahas Teroris karena Pengaruh Terjemahan Alquran

- detikNews
Jumat, 29 Apr 2011 11:46 WIB
Kemenag akan Bahas Teroris karena Pengaruh Terjemahan Alquran
Jakarta - Warga Indonesia bisa menjadi teroris karena pengaruh terjemahan Alquran? Kementerian Agama (Kemenag) menerima pihak-pihak tertentu untuk mengkaji tudingan itu sore nanti.

"Insya Allah sore nanti kami mau rapat dengan kelompok-kelompok terkait yang menuding terjemahan Alquran salah satu faktor yang mengubah orang di Indonesia menjadi teroris," ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag Prof Dr Nasaruddin Umar ketika berbincang dengan detikcom, Jumat (29/4/2011).

Nasaruddin mengatakan salah satu yang mengusulkan pemikiran itu adalah Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) yang akan diundang untuk menyampaikan alasannya. Kemenag juga akan mengundang para pakar tafsir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita ingin dengarkan, apa resminya orang beraliran keras dan teroris terpengaruh dengan terjemahan Alquran? Kita sudah mencoba memberikan klarifikasi bahwa orang Indonesia menjadi teroris bukan karena terjemahan, kalau terkena banyak yang dari Timur Tengah, terlalu jauh kalau dikaitkan dengan terjemahan Alquran," jelasnya.

Menurutnya terlalu berisiko mengubah terjemahan Alquran walaupun pemerintah tidak keberatan. Namun harus ada standar nilai yang dijadikan acuan, tidak bisa atas dasar argumentasi satu atau dua orang.

"Indonesia itu korban, Indonesia bukan penyebab, ketumpahan saja negara yang bermasalah dari sana, teroris itu nggak baca terjemahan," jelasnya.

(nwk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait