Ester, istri Pendeta Nico Lomboan, pengurus gereja tersebut mengatakan, pelemparan bom molotov terjadi pada Jumat (29/4/2011) pukul 01.00 WIB dini hari. "Menurut saksi mata, pelakunya dua orang boncengan motor," kata Ester kepada detikcom.
Ester mengatakan, suara bom molotov itu kontan membangunkan penghuni gereja termasuk dirinya. Sebagian penghuni dibantu warga sekitar langsung berusaha memadamkan api yang menggosongkan kanopi yang berada di teras gereja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ester mengatakan, saksi mata yang masih kerabatnya tidak mengetahui siapa pelempar bom molotov itu. Tetangga depan gereja yang juga menyaksikan peristiwa itu juga tidak mengenal kedua orang itu.
"Masih diselidiki termasuk mereka memakai motor apa," kata Ester. Gereja yang menjadi sasaran bom molotov itu berada di Jalan KRT Pringgodiningrat 41 Tridadi, Sleman, Yogyakarta.
Menurut Ester, kejadian ini langsung dilaporkan ke polisi setempat. Petugas langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah kejadian perkara (TKP) dan langsung meminta membuat laporan.
"Polisi langsung datang dan olah TKP. Langsung bikin laporan juga," kata Ester.
(ken/fay)











































