NII Pimpinan Sensen Komara Setia pada Pemerintah RI

- detikNews
Kamis, 28 Apr 2011 20:43 WIB
Garut - Kelompok yang mengaku sebagai masyarakat Negara Islam Indonesia (NII) pimpinan Sensen Komara di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengaku prihatin dengan tudingan NII sebagai kelompok yang melakukan serangkaian penculikan dan cuci otak akhir-akhir ini. Faksi ini menegaskan tetap setia kepada Pemerintah RI.

"Kami tidak melakukan perekrutan seperti itu, cuci otak. Pengertian kami adalah sebagai salah satu upaya kita memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi bahwa NII berdiri untuk menyelamatkan umat Islam, kalau sudah sadar itu, biarkan calon anggota tersebut memilih mana yang benar atau yang salah," kata Menteri Perencanaan Pembangunan NII pimpinan Sensen Komara, Lukman Abdulhakim, kepada wartawan, Kamis (28/4/2011).

Termasuk kewajiban soal pungutan dana, kata Lukman, pihaknya tidak pernah menentukan besaran yang wajib dibayarkan. Pungutan tersebut berbentuk infak semampunya para anggota NII.

"Kita tidak ada penekanan soal infak, karena imam kami untuk infak mempunyai usaha sendiri yang dikelola bersama," lanjutnya.

Lukman menegaskan, NII di bawah pimpinan tertinggi atau Presiden Sensen Komara, setia kepada Pemerintah RI.

"Kecuali jika kami diganggu, apa boleh buat, kami melakukan perlawanan," ujarnya.

Keberadaan NII di Kabupaten Garut mencuat sejak tahun 2007. Pada tanggal 17 Januari 2008, kelompok NII tersebut mengibarkan bendera merah putih bergambar bulan bintang bertempat di markas NII di kampung Babakan Cipari, Desa Sukarasa, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

(mok/nrl)