"Intelijen sudah bekerja terutama di UI sudah masuk untuk mencari informasi kegiatan NII. Karena dulu juga pernah NII ini masuk ke UI," kata Ferry kepada detikcom, Kamis (28/4/2011).
Ferry mengatakan, kampus UI memang menjadi sasaran kelompok NII KW9 untuk mencari pengikut baru. Namun, kata dia, sejauh ini pihaknya belum menemukan pergerakan NII yang mengarah kepada perekrutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengungkapkan, kantong NII KW9 di Depok terdapat di satu titik. Namun, Ferry enggan menyebut di mana lokasi perkumpulan kelompok NII itu.
"Pengikutnya baru puluhan dan terus kita pantau," kata dia.
Sementara itu, Ferry mengungkapkan, kegiatan kelompok NII di Depok terus dipantau intelijen. Namun sejauh ini, kata dia, tidak ada kegiatan mencolok dari NII.
"Mereka hanya melakukan perkumpulan dan diskusi di rumah-rumah. Tapi tidak ada ceramah," katanya.
Ia melanjutkan, selain menyebar intelijen, pihaknya juga menggandeng para tokoh agama dan masyarakat untuk mewaspadai perkumpulan-perkumpulan yang dianggap menyimpang.
"Laporkan ke kita, terutama jika ada indikasi pengikutnya sudah puluhan," katanya.
Ferry menambahkan, pihaknya tidak bisa menciduk begitu saja kelompok NII yang sudah terawasi ini. Kecuali, jika sudah ada indikasi pidana, pihaknya akan segera menggerebeknya.
"Dan juga, jika ada laporan dari warga terkait kegiatan mereka yang membuat resah. Atau kegiatan pencarian dana kelompok ini yang sudah mengarah kepada pidana, tentu akan kita tangkap," tutupnya.
(mei/mok)










































