“Kami menolak permintaan anggota DPR kepada AS untuk mencabut cekal AS terhadap Wakil Menhan Sjafrie Syamsoeddin. Kunjungan Komisi I DPR ke AS untuk melobi pencabutan cekal bukan tindakan yang tepat karena dugaan pertanggungjawaban pelanggaran HAM,“ kata Koordinator Komisi Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar.
Hal itu disampaikan Haris di sela-sela aksi 'Kamisan' di depan Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (28/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Haris Azhar mendesak DPR untuk berkosentrasi menyelesaikan sistem koreksi di internal TNI daripada mengurus pencabutan cekal. “Pemerintah seharusnya memikirkan koreksi TNI dengan mekanisme vetting atau identifikasi pelanggar HAM, mencopot dan tidak memasukkan ke unsur komando,“ ucap Haris.
(Ari/nwk)










































