Saksi Mata: Pesawat Capung di Sleman Jatuh karena Sayap Lepas

Saksi Mata: Pesawat Capung di Sleman Jatuh karena Sayap Lepas

- detikNews
Kamis, 28 Apr 2011 17:35 WIB
Yogyakarta - Pesawat capung jatuh di Kompleks Akademi Angkatan Udara (AAU) memakan 2 korban tewas. Pesawat itu jatuh karena ada sayap pesawat yang lepas.

Saksi mata yang merupakan warga sekitar lokasi, Arif Multazam, menuturkan, usai salat ashar, di duduk di serambi Masjid Sulthoni, Wotgaleh, Berbah, Sleman, DIY. Arif duduk menghadap timur.

Saat itu dia melihat pesawat dari arah timur kemudian menuju ke barat dilanjutkan belok ke kanan. Saat belok kanan inilah, salah satu sayapnya lepas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Langsung menukik jatuh. Saja lihat jatuhnya jelas," tutur Arif.

Dua orang tewas dalam kecelakaan itu. "Korban Sertu Ninang dan Sersan Karbol Habibun Rahman," kata Gubernur AAU Marsda IB Putu Dunia di depan Masjid Sulthoni.

Lokasi tersebut masih berada di areal lahan milik TNI AU yang ditanami tebu.

Putu menuturkan, Ninang adalah instruktur terbang layang, dan Karbol sebagai anak latih. Kecelakaan itu itu terjadi pukul 15.45 WIB. Pesawatnya merupakan pesawat terbang layang jenis glider tanpa mesin yang ditarik dengan pesawat bermesin.

Puluhan wartawan dan ratusan warga hanya bisa menyaksikan dari kejauhan. Lokasi dijaga ratusan aparat TNI AU. Korban tewas sudah dievakuasi. Namun belum diketahui jenazah dibawa ke rumah sakit mana.

(nwk/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini