Ruhut: Bendahara PD Tak Kenal Rosa dan Tak Tahu Kasus Kemenpora

Ruhut: Bendahara PD Tak Kenal Rosa dan Tak Tahu Kasus Kemenpora

- detikNews
Kamis, 28 Apr 2011 16:47 WIB
Jakarta - Kamarudin Simanjuntak, pengacara tersangka suap kasus Kemenpora Mirdo Rosa Manulang atau Rosa menyebut atasan kliennya yakni anggota DPR dan bendahara umum partai berkuasa. Rosa mengaku hanya disuruh atasannya dalam praktik suap itu.

Siapa atasan Rosa Kamarudin belum mau menyebut nama. Namun ditengarai keterangan yang diberikan Kamarudin mengarah kepada Bendahara Partai Demokrat M Nazaruddin. Selain sebagai bendahara Nazaruddin juga anggota Komisi III DPR.

Namun menyikapi tudingan itu buru-buru klarifikasi diberikan juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Dengan tegas Ruhut memastikan figur yang dimaksud bukan Nazaruddin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini nggak ada kaitannya dengan Partai Demokrat. Pak Nazar juga sudah bilang dia nggak kenal sama orangnya, lihat mukanya aja nggak pernah," ujar Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/4/2011).

Ruhut juga menjelaskan Demokrat tentu akan bersikap objektif seandainya kadernya tersangkut kasus suap. Demokrat tidak akan ikut campur ataupun membela kadernya yang bermasalah.

"Kalau ini ada kaitan dengan kami, percayalah kami nggak akan intervensi selama ada fakta hukum yang jelas, tapi jangan fitnah kalau nggak ada," tuturnya.

Ruhut, dalam kesempatan itu juga menepis isu miring kusruh di internal Demokrat yang melatarbelakangi terbongkarnya suap Kemenpora. Menurut Ruhut, semua elit PD ruku.

"Kami dajari ketua dewan pembina Pak SBY supaya siap menang dan siap kalah. Setelah kongres di bandung semua dapat tempat di kepengurusan. Pak Marzuki jadi wakil ketua dewan pembina, Pak Andi jadi sekretaris dewan pembina, Mas Anas karena pemenang menjadi Ketua Umum. Jadi tidak seperti partai lain, kita solid dan kompak," tuturnya.

Sebelumnya Muhammad Nazaruddin kepada detikcom secara tegas menepis tudingan miring kepadanya. Nazaruddin menjelaskan, dia sama sekali tidak pernah tersangkut dengan urusan itu. Dia pun mengaku tidak kenal Mirdo Rosalina.

"Saya tidak punya staf namanya itu, staf saya namanya Nuril dan Eva," kata Nazaruddin, Rabu (28/4/2011).

Karena bukan stafnya, Nazaruddin pun menegaskan, Mirdo Rosalina sama sekali tidak pernah satu kantor dengannya. Kabar yang menyebutkan dirinya satu kantor dengan Rosalina adalah tidak benar.

"Itu fitnah, saya tidak mau ada fitnah terus menerus karena bisa merusak keluarga saya," imbuhnya.

Mirdo atau Rosalina adalah tersangka kasus dugaan suap Kemenpora. Dia bersama Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam dan Manager Marketing PT Duta Graha Indah M El Idris ditangkap akhir pekan lalu atas dugaan suap proyek pembangunan wisma atlet Sea Games di Palembang.

KPK menemukan bukti cek Rp 3,2 miliar yang diduga diperuntukkan bagi Wafid. Rosa dalam kasus ini ditengarai menjadi perantara. Namun ternyata kasus ini tidak berhenti sampai di situ. Rosa mengaku hanya disuruh atasannya.

(van/ndr)


Berita Terkait