"Saya menyayangkan fenomena bupati berpoligami yang ada di beberapa daerah. Saya lihat beberapa bupati di daerah istrinya dua," protes Kepala BKKBN, Sugiri Syarief, kepada detikcom, Kamis (28/4/2011).
Menurut dia, fenomena bupati berpoligami mendorong bertambahnya angka kelahiran atau fertilitas. Poligami para bupati menjadi contoh buruk bagi masyarakat.
"Lelaki beristri 1 berarti fertilitasnya dari 1 istri. Kalau istrinya 2, ya fertilitasnya dari 2 istri. Jadi sangat disayangkan apabila bupati mempunyai anak banyak dari beberapa istri. Kalau istrinya 2 dan masing-masing punya 3 anak, berarti anaknya 6. Ini tidak sesuai dengan perilaku fertilitas yang dianjurkan pemerintah," papar Sugiri.
Sugiri mencontohkan bupati di beberapa daerah ada yang beristri lebih dari 1 orang.
"Berpoligami baik atau tidak, saya tidak tahu. Dari sisi ekonomi, mana ada bupati yang tidak mampu. Tetapi sebaiknya cukup 1 istri saja," nasihat Sugiri.
Aii.. Senangnya dalam hati.. Kalau beristri dua.. Oh seperti dunia.. Ana yang punya..
(aan/fay)











































