Kepala BKKBN Sentil Fenomena Bupati Berpoligami

Kepala BKKBN Sentil Fenomena Bupati Berpoligami

- detikNews
Kamis, 28 Apr 2011 16:19 WIB
Kepala BKKBN Sentil Fenomena Bupati Berpoligami
Jakarta - Dari sisi agama, pria berpoligami tidak dipersoalkan. Namun, fenomena kepala daerah yang doyan poligami dikhawatirkan menjadi contoh buruk yang bertentangan dengan program keluarga berencana (KB) dari pemerintah.

"Saya menyayangkan fenomena bupati berpoligami yang ada di beberapa daerah. Saya lihat beberapa bupati di daerah istrinya dua," protes Kepala BKKBN, Sugiri Syarief, kepada detikcom, Kamis (28/4/2011).

Menurut dia, fenomena bupati berpoligami mendorong bertambahnya angka kelahiran atau fertilitas. Poligami para bupati menjadi contoh buruk bagi masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lelaki beristri 1 berarti fertilitasnya dari 1 istri. Kalau istrinyaย  2, ya fertilitasnya dari 2 istri. Jadi sangat disayangkan apabila bupati mempunyai anak banyak dari beberapa istri. Kalau istrinya 2 dan masing-masing punya 3 anak, berarti anaknya 6. Ini tidak sesuai dengan perilaku fertilitas yang dianjurkan pemerintah," papar Sugiri.

Sugiri mencontohkan bupati di beberapa daerah ada yang beristri lebih dari 1 orang.

"Berpoligami baik atau tidak, saya tidak tahu. Dari sisi ekonomi, mana ada bupati yang tidak mampu. Tetapi sebaiknya cukup 1 istri saja," nasihat Sugiri.

Aii.. Senangnya dalam hati.. Kalau beristri dua.. Oh seperti dunia.. Ana yang punya..


(aan/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads