"Itu strategi bisnis biasa yang dilakukan pemilik dana. Bank Century dulu memberikan keuntungan besar karena bunganya tinggi. Jadi ini murni untuk mencari keuntungan NII KW 9 menaruh uang di Bank Century karena terkenal sangat royal memberikan bunga," ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR, Achsanul Qosasi, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/4/2011).
Achsanul melihat NII KW 9 ini punya aset yang luar biasa. Ia mengenal NII KW 9 memiliki banyak aset sejak zaman Soeharto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini dibenarkan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin. Menurutnya, NII memang memiliki aset yang tergolong wah. Kala tahun 1999 saja bos NII KW 9 sudah menggunakan sepatu buatan Italia.
"Ada perorangannya yang kaya karena dulunya tokoh kemudian ada hasil bantuan luar negeri dengan alasan untuk mendirikan kegiatan agama dan lain sebagainya. Makanya saya tidak yakin soal ada cuci otak minta duit, saya nggak yakin. Karena Panji Gumilang tahun 1999 saja dia pakai sepatu buatan Italia harganya Rp 2 juta-an," jelas Hasanuddin.
Sepengetahuanya dulu uang NII KW 9 dimasukkan ke Bank CIC. Di kemudian hari Bank CIC ini merger menjadi Bank Century.
"Dulu itu dimasukkan Bank pertama yang mengurusi lalu lintas uang Exim. Lalu dimasukkan di Bank baru namanya CIC. Saya nggak tahu setelah di Bank Century," jelasnya.
(van/gun)










































