Ribuan Warga Solo Lepas Kepergian PB XII
Senin, 14 Jun 2004 11:19 WIB
Solo - Ribuan warga Solo menyaksikan prosesi pemakaman Paku Buwono XII. Jenazah dilepas dengan upacara militer yang dipimpin Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Sunarso, sebelum dimakamkan ke pemakaman raja-raja Mataram di Imogiri, Yogyakarta, Senin (14/6/2004).Warga memadati jalan-jalan yang dilewati arak-arakan jenazah Paku Bowono XII. Jenazah diarak dengan kretalaya yang ditarik 8 kuda dengan dikawal ratusan prajurit keraton. Peserta prosesi jenazah tampak mengenakan pakaian adat Jawa, termasuk wartawan yang meliput.Setelah upacara militer selesai, peti jenazah yang ditutupi bendera merah putih dibawa dari halaman Bangsal Maligi untuk digelar upacara adat Brobosan, yaitu seluruh kerabat memberi penghormatan terakhir dengan melintasi bawah peti jenazah sebanyak tiga kali.Jenazah diberangkatkan dari Bangsal Maligi melewati Kori Sri Manganti Kidul, melewati Bangsal Maganan kemudian dinaikkan ke kretalaya (kereta jenazah) yang ditarik 8 kuda dengan diiringi musik gamelan Kodhok Ngorek dan Carabelan. Kusir keretanya, Raden Tumenggung (RT) Wreksodipuro, abdi bagian penjaga pusaka yang juga teman PB XII sewaktu kecil.Dari 8 kuda yang menarik kereta, 4 diantaranya pinjaman dari keraton Yogyakarta. Jenazah diarak dari Bangsal Maganan melewati Kori Sembagi, Kori Gadung Melati, Kori Brojonolo Kidul, isi kiri Sitihinggil Kidul, alun-alun Selatan dan Gapura gading. Selanjutnya, arak-arakan jenazah dibawa menyelusuri Jalan Veteran, belok ke Jalan Honggowongso menuju Jalan Slamet Riyadi dan selanjutnya disemayamkan ke Dalem Wuryaningratan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat memberi penghormatan terakhir. Jenazah akan menuju ke Imogiri, Yogyakarta dengan mengendarai ambulance.
(aan/)











































