"Itu hanya akan melecehkan DPR sendiri karena mereka kesan jalan-jalan, wisata dan berfoya-foyanya sangat kuat," kata Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia, Sebastian Salang, saat dihubungi detikcom, Kamis (28/4/2011).
Sebastian mengatakan, kunjungan kerja DPR terkesan dipaksakan karena biaya kunjungan sudah dianggarkan. "Jadi semangatnya menggunakan anggaran yang sudah ditetapkan, walaupun agendanya tidak penting," ujar Sebastian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Komisi VIII dan Komisi X DPR mengunjungi Australia dan Spanyol di saat parlemen kedua negara tersebut sedang reses.
Bahkan dalam sebuah acara tatap muka dengan masyarakat di aula KBRI Madrid, Senin (25/4), Wakil Ketua Komisi X, Rully Chairul Azwar, mengatakan, salah satu tugas komisinya adalah memang mengunjungi obyek-obyek wisata.
"Saat ini DPR memang sedang menjadi sorotan banyak pihak, tapi ya gimana lagi, kan memang tugas kami seperti ini," ujar Rully Chairul Azwar, seperti direkam Masindo.
(lrn/nvc)











































