RS Polri: Cicit Soeharto Kecanduan Narkotika

RS Polri: Cicit Soeharto Kecanduan Narkotika

- detikNews
Rabu, 27 Apr 2011 22:48 WIB
Jakarta - Setelah sebulan lebih menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, kondisi kesehatan tersangka kasus narkotika Putri Aryanti Haryowibowo, membaik. Dari hasil evaluasi medis, cicit mantan Presiden Soeharto itu sakit karena kecanduan narkotika.

Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Budi Siswanto mengatakan, gejala-gejala derita yang dialami oleh anak Ari Sigit itu menunjukkan jika Putri ketergantungan obat-obatan terlarang.

"Secara psikis, dia depresi karena awalnya menggunakan obat, kemudian tidak. Ada gejala dia ketergantungan (narkotika)," kata Budi saat dihubungi wartawan, Rabu (27/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, kata Budi, tingkat ketergantungan narkotika yang dialami Putri masih pada level ringan hingga sedang. "Untuk itu, dia perlu direhabilitasi," kata dia.

Budi mengungkapkan, rehabilitasi merupakan upaya pemulihan pasien yang mengalami kecanduan narkotika. Rehabilitasi merupakan gabungan dari aspek medis, psikis dan sosiologis.

"Aspek medis, bagi penderita kecanduan narkotika ini diberikan pengobatan dimana ia diberikan obat jenis methamphetamin dengan dosis yang dikurangi," jelasnya.

Sementara dari aspek psikis, selama rehabilitasi, si penderita kecanduan obat dipulihkan psikisnya. Secara psikis, Putri dinyatakan belum sembuh betul. "Dia masih harus mendapat perawatan psikis," katanya.

Ia menambahkan, secara fisik, Putri telah sembuh. Namun, pihak rumah sakit belum bisa menentukan kapan Putri bisa dikembalikan ke sel tahanan. "Belum ada keputusan boleh keluar atau tidak sampai psikisnya stabil," katanya.

Budi mengungkapkan, sejak awal masuk rumah sakit pada 24 Maret lalu, Putri mengalami muntah-muntah dan pusing serta demam. Dari hasil pemeriksaan, Putri mengalami peradangan pada lambung.

"Ada gejala lambung luka-luka. Makanya demam dan sakit kepala," katanya.

Saat ditanya apakah Putri akan menjalani pemeriksaan dari penyidik Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Budi belum mengetahuinya. "Belum tahu," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar mengatakan, pihaknya belum mendapat hasil rekam medis Putri. "Kita sudah minta ke RS Polri agar segera mengirim rekam medis. Namun sampai saat ini, kita belum mendapatkan," kata Baharudin.

Sementara terkait rencana pemeriksaan Putri, Baharudin mengaku belum mengetahuinya. "Belum tahu, besok pagi kita cek lagi," tutup Baharudin.

(mei/lrn)


Berita Terkait