Maulana Sani, Sosok yang Sopan dan Sering Mengajar Mengaji

Bom Buku dan Serpong

Maulana Sani, Sosok yang Sopan dan Sering Mengajar Mengaji

- detikNews
Rabu, 27 Apr 2011 20:22 WIB
Jakarta - Maulana Sani dikenal sebagai sosok yang sopan dan taat beribadah di lingkungan tempat tinggalnya. Para tetangganya tidak menyadari bahwa ayah dua anak itu ditangkap polisi dalam kasus teror bom buku dan bom jalur pipa gas Serpong.

"Orang baik, dia sering mengajar mengaji," kata Wahyu, tetangga Maulana di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (27/4/2011).

Wahyu mengaku mengenal Maulana sebagai Alan. Mereka tumbuh bersama sebagai teman sepermainan sejak remaja dan teman nongkrong untuk melewatkan waktu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak menikah pada 2004, dia nggak lagi sering-sering nongkrong," kenang pemuda jangkung itu.

Lebih lanjut dia menyatakan sepuluh hari sebelum Maulana ditangkap, ada sekelompok pria yang mendadak saja sering nongkrong. Jumlahnya kurang lebih lima orang, mereka terlihat ada mulai tanggal 13-23 April 2011.

Wahyu menduga kelompok tersebut adalah polisi yang sedang menyamar dan mengintai aktivitas Maulana. Dugaan ini didasarkan pada pertemuan terakhirnya dengan kelompok tersebut pada 24 April pagi yang memberitahukan bahwa semalam ada seorang warga yang ditangkap karena diduga sebagai teroris.

"Saya pikir mereka Densus 88," sambung Wahyu.

Maulana yang bernama lengkap Muhammad Maulana Sani merupakan salah satu tersangka kasus bom buku dan Serpong. Dia yang memiliki banyak nama alias ini berumur 34 tahun. Maulana pernah kuliah UIN Syarif Hidayatullah Ciputat jurusan Sastra Arab.Β 

(lh/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads