"Orang baik, dia sering mengajar mengaji," kata Wahyu, tetangga Maulana di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (27/4/2011).
Wahyu mengaku mengenal Maulana sebagai Alan. Mereka tumbuh bersama sebagai teman sepermainan sejak remaja dan teman nongkrong untuk melewatkan waktu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut dia menyatakan sepuluh hari sebelum Maulana ditangkap, ada sekelompok pria yang mendadak saja sering nongkrong. Jumlahnya kurang lebih lima orang, mereka terlihat ada mulai tanggal 13-23 April 2011.
Wahyu menduga kelompok tersebut adalah polisi yang sedang menyamar dan mengintai aktivitas Maulana. Dugaan ini didasarkan pada pertemuan terakhirnya dengan kelompok tersebut pada 24 April pagi yang memberitahukan bahwa semalam ada seorang warga yang ditangkap karena diduga sebagai teroris.
"Saya pikir mereka Densus 88," sambung Wahyu.
Maulana yang bernama lengkap Muhammad Maulana Sani merupakan salah satu tersangka kasus bom buku dan Serpong. Dia yang memiliki banyak nama alias ini berumur 34 tahun. Maulana pernah kuliah UIN Syarif Hidayatullah Ciputat jurusan Sastra Arab.Β
(lh/asy)











































