"Kita sadari situasinya pelik, lokasinya jauh dan kondisinya sulit," kata mantan Danjen Kopassus Prabowo Subiyanto maklum, Rabu (27/4/2011).
Kepada wartawan yang menemuinya usai peringatan hari jadi Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) di Sekretariat HKTI, Jl HR Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Probowo tidak merinci situasi pelik bagaimana yang dihadapi. Dia berharap tim yang pemerintah kirim ke Somalia berhasil menjalankan tugas.
"Saya dengar sebagian sudah digerakkan ke sana. Tapi masalah ini pelik dan semoga ini bisa diselesaikan dengan baik sebab banyak negara mempunyai masalah sama," ujar dia.
Kapal kargo MV Sinar Kudus dibajak perompak Somalia ketika melintasi Laut Arab dalam perjalannya dari Pomalaa, Sulawesi Tenggara, menuju Rotterdam, Belanda. Sejak itu otomatis 20 orang awak kapal yang mayoritas adalah WNI menjadi sandera.
Menajemen PT Samudera Indonesia, pemilik kapal bermuatan biji nikel senilai Rp 1,5 triliun itu, cenderung memenuhi uang tebusan yang dituntut perompak, meskipun di sisi lain wacana agar pemerintah menggelar operasi militer, cukup kuat.
(lh/nrl)











































