"Mungkin juga ada orang-orang yang tergabung dalam Nasdem yang berorientasi partai memungkinkan mereka membentuk sendiri," ujar Sri Sultan saat ditemui di sela-sela acara Rapat Kerja Nasional PNPM Mandiri di Hotel Sahid Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (27/4/2011).
Sultan kembali mengemukakan keterkejutannya atas dibentuknya sebuah partai bernama Partai Nasdem. Selaku Ketua Dewan Pembina Nasional Nasdem, ia tidak tahu-menahu soal pendaftaran Partai Nasdem itu ke Kementerian Hukum dan HAM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sultan juga belum bertemu dengan pendiri Nasdem Surya Paloh untuk membicarakan persoalan ini. "Belum, belum. Saya ini kan seminggu kemarin sudah dengan presiden, sekarang ke sini, jadi belum (ketemu)," cetusnya.
Namun, menurut Sultan, selama ini Nasdem dinobatkan sebagai ormas saja, bukan partai politik. Hal itu pulalah yang disepakati dalam Mukernas Nasdem yang terakhir.
"Setahu saya Nasdem itu hanya ormas, keputusannya Mukernas juga ormas. Saya nggak tahu itu (Partai Nasdem)," kata Sultan.
(irw/nrl)











































