FPI Kepri Ancam Bubarkan Parade Bikini di Lagoi

FPI Kepri Ancam Bubarkan Parade Bikini di Lagoi

- detikNews
Rabu, 27 Apr 2011 10:43 WIB
Pekanbaru - Rencana Beach Party Fashion di Lagoi yang menampilkan parade bikini dan diliput Fashion TV terus mendapat penolakan masyarakat Kepulauan Riau (Kepri). Front Pembela Islam (FPI) Kepri juga juga malah mengancam akan membubarkan acara yang akan digelar Mei 2011 tersebut.

"FPI Kepri dengan tegas menolak acara parade bikini tersebut. Apapun alasannya, kita tetap tidak setuju dibuat acara yang tidak sesuai dengan akidah Islam," kata Sekretaris FPI Kepri, H Arles dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (27/4/2011).

Menurut Arles, menyikapi acara parade bikini pihak FPI Kepri akan segera menggelar rapat dengan DPP FPI. Koordinasi dengan DPP FPI untuk menentukan sikap terhadap acara 'parade bikini' di Lagoi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau nantinya DPP FPI menyatakan agar acara itu dibubarkan, maka kita dengan seluruh anggota FPI di Kepri akan mengejar sampai ke Lagoi. Kita akan kesana untuk membubarkan acara tersebut. Karena itu kita masih akan koordinasi dengan DPP FPI," kata Arles.

Menurut Arles, acara yang ditayangkan stasiun televisi internasional Fashion TV tersebut dinilai tidak ada manfaatnya untuk umat Islam. Acara tersebut dinilai banyak mudaratnya ketimbang manfaatnya.

"Kita anggap acara tersebut tidak ada manfaatnya dari sudut pandang manapun. Dari sudut kebudayaan, acara tersebut tidak sejalan dengan budaya Melayu yang identik dengan Islam. Apa lagi dari segi agama, jelas acara itu bertentangan sekali," kata Arles.

Sebelumnya MUI Kepri juga menolak acara tersebut. MUI menilai parade bikini di lokasi kawasan Lagoi dianggap bertentangan dengan ajara Islam.

Namun demikian, Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Kepri tidak mempersoalkan acara tersebut. Sekalipun acara Beach Party Fashion nantinya menggelar parade bikini, hal itu dianggap lumrah.

"Kalau pakai bikini di pantai kan biasa saja dan sah saja. Lain hal kalau acaranya telanjang bulat, itu baru kita larang," kata Kadis Pariwisata Bintan, Akit kepada detikcom.


(cha/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads