Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Suradi saat dihubungi mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Belum ada yang diamankan dari kedua kelompok yang bertikai.
"Belum ada yang diamankan, karena kedua pihak ada korban. Lukanya satu-satu," kata Suradi kepada detikcom, Rabu (27/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjelang malam, para awak bus Jaya Perkasa diduga melakukan aksi balas dendam. Sejumlah orang dari awak bus Jaya Perkasa lantas menyerang kelompok pemalak itu di Gerbang Tol Kebon Jeruk.
Dalam peristiwa tersebut, dua kelompok membawa senjata tajam. Akibat keributan tersebut terdapat luka dari kedua belah pihak.
Toton Uwes dari kelompok awak bus, mengalami luka bacok pada bahu kanan dan lengan kiri. Sedangkan dari kelompok lawan, Jhon Pranata, mengalami luka di kepala.
Petugas Polsek Metro Kebon Jeruk yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi kejadian mencegah aksi susulan. Dari lokasi, petugas menyita barang bukti berupa senjata tajam clurit, besi pipa dan balok kayu.
Hingga kini petugas masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Sejumlah keterangan saksi dikumpulkan penyidik.
(mei/nwk)











































