Namun itu belum tentu. sebab, suhu politik pada Pilpres 2014 mendatang cukup liar dan tidak bisa tertebak.
"Pilpres 2014 nanti tentunya akan sangat liar. Rasanya kalau kedua partai ini untuk berkoalisi tidak mungkin,' ujar pengamat politik Charta Politika, Yunarto Wijaya, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (27/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena Hatta bukan satu-satunya orang yang memiliki pengaruh di PAN ada sosok seperti Pak Amin Rais. Berbeda dengan Demokrat yang sangat tergantung dengan SBY, dimana kekuatan partai hanya bergantung pada SBY," katanya.
Yunarto juga ragu jika ke depan PAN ataupun Demokrat saling mengisi pada Pilpres 2014 mendatang. Sebab, sebagai partai besa tentunya Demokrat pasti ingin mencalonkan calonnya sendiri.
"Pastinya Demokrat tetap memilih kadernya sendiri," jelasnya.
Dia menambahkan, politik kekerabatan tidak selamanya mempengaruhi kehidupan politik partai. Tapi, dengan adanya hubungan kekerabatan tentunya komunikasi-komunikasi politik akan lebih mudah dilakukan dan tentu hasilnya akan baik.
"Karena di dalam politik itu gimana membangun jaringan dan komunikasi, tapi ketikan ada kedekatan personal tentu saja komunikasi akan terjalin dengan lebih baik dan cair," tandasnya.
(lia/nia)










































