Informasi diperoleh detikcom, bentrokan terjadi Selasa (26/4/2011) sekitar pukul 13.00 Wita. Diduga, bentrok dipicu oleh aksi penutupan tambang salah satu kelompok bersama warga di jalan menuju areal tambang. Kelompok warga lainnya yang selama ini ikut menjaga areal tambang, melakukan perlawanan.
Aksi penutupan dan perlawanan, sempat diamankan puluhan personel Polresta Samarinda. Namun belakangan, bentrokan kedua kelompok tidak terhindarkan. Berbekal senjata tajam dan balok kayu, kedua kelompok saling serang sehingga mengakibatkan 2 orang terluka. Salah seorang korban luka cukup parah, dilarikan ke rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 14.15 Wita, dari balik bukit terlihat asap mengepul. Diduga, salah satu kelompok warga membakar sebuah rumah yang berada di areal tambang.
Belum banyak keterangan resmi terkait kepastian pemicu terjadinya bentrokan. Kabag Operasional Polresta Samarinda Kompol Mertha Dana hanya mengatakan, salah satu kelompok warga melakukan pembakaran.
"Satu motor dan gubuk dibakar," kata Mertha Dana.
Di lokasi, Wakapolresta Samarinda AKBP Faizal turun langsung melakukan pengamanan. Selain personel Brimob Polda Kaltim, puluhan personel Polsek di Samarinda juga diturunkan mengamankan lokasi untuk menghindari terjadinya bentrok lanjutan.
(fay/fay)











































