Muhammadiyah Dukung Keistimewaan DIY

Muhammadiyah Dukung Keistimewaan DIY

- detikNews
Selasa, 26 Apr 2011 14:15 WIB
Muhammadiyah Dukung Keistimewaan DIY
Yogyakarta - Muhammadiyah menyatakan konsisten mendukung status keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan Sultan serta Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Sebab antara Muhammadiyah dan Yogyakarta mempunyai hubungan dan ikatan erat.

Oleh karena itu Muhammadiyah mendesak kepada pemerintah pusat agar perdebatan mengenai Rancangan Undang Undang Keistimewaan (RUUK) DIY segera diselesaikan.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin kepada wartawan seusai bertemu di Raja Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Jene, Kraton Yogyakarta, Selasa (26/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PP Muhammadiyah dan PP Aisyiyah menemui Sultan ingin memberi dukungan penuh terhadap status DIY selama ini. Sultan dan Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur," kata Din Syamsuddin.

Din meminta kepada pemerintah agar apa yang telah ada dan berjalan selama ini di Yogyakarta untuk tidak diotak-atik. Muhammadiyah sendiri merasa sebagai salah satu pilar yang berasal dari Yogyakarta.

"Harus juga diingat, Muhammadiyah itu juga lahir di Yogyakarta 100 tahun lalu turut memiliki tanggung jawab agar RUUK DIY bisa selesai dengan baik tapi bukan seperti yang terjadi saat ini, seperti kemauan pemerintah," kata Din didampingi ketua PP Muhammadiyah lainnya Haedar Nashir.

Menurut dia, RUUK yang ingin menghapus dan menghilangkan yang ada selama ini atas dalih demokrasi adalah alasan yang tidak tepat. Menurutnya, yang terjadi selama ini tidak menghilangkan nilai demokrasi. "Ini justru komplementer atau melengkapi," katanya.

Dia mengharap Presiden SBY bisa menampilkan kearifannya dalam mengambil kebijakan. Selain itu pihaknya akan meneruskan sikap dan pandangan Muhammadiyah ini ke fraksi-fraksi di DPR. "Kami berharap jangan sampai muncul masalah baru setelah ini terutama berkaitan dengan DIY," pungkas Din.

(bgs/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads