150 Anak-anak Keracunan, Cina Tarik Sebuah Merk Susu Bubuk
Minggu, 13 Jun 2004 12:00 WIB
Jakarta - Sebuah provinsi di Cina menarik sebuah merk susu bubuk setelah menyebabkan lebih dari 150 anak-anak mengalami keracunan. Keputusan ini diambil hanya beberapa pekan setelah setelah terjadinya kasus keracunan akibat susu bubuk palsu yang menyebabkan 13 bayi tewas.Kantor berita Cina, Xinhua, sebagaimana dikutip kantor berita Reuters, Minggu (13/6/2004), melaporkan pejabat dinas kesehatan di Guizhou mengimbau agar konsumen di seluruh provinsi itu untuk berhenti minum susu bubuk Shanhua yang diproduksi Guiyang Sanlian Milk Co pada 1 dan 2 April.Tidak dijelaskan mengapa pelarangan itu ditujukan untuk produksi pada dua tanggal tersebut, atau kapan anak-anak jatuh sakit karena keracunan."Menurut keterangan dua penduduk lokal, lebih dari 70 anak-anak dari dua taman kanak-kanak di Wudang, Guiyang, ibukota provinsi, mengalami muntah-muntah, diare, dan demam setelah minum susu bubuk," tulis Xinhua.Sebanyak 84 anak-anak dari taman kanak-kanak lainnya juga dilaporkan mengalami gejala Sebelumnya Xinhua juga menyebutkan 80 anak-anak dibawa ke rumah sakit di Guiyang pada 3 Juni lalu karena keracunan yang disebabkan susu bubuk yang kualitasnya di bawah standar.Produk makanan dan minuman palsu bernilai miliaran dollar diproduksi di Cina tiap tahunnya, dan kasus keracunan massal menjadi peristiwa biasa. Namun, berita meninggalnya 13 bayi karena keracunan susu bubuk di Provinsi Anhui menimbulkan keprihatinan nasional dan menggerakkan pemimpin nasional untuk bertindak.
(gtp/)










































