Duh, Sulitnya Bedakan Kegiatan Kenegaraan & Kampanye Mega
Minggu, 13 Jun 2004 10:27 WIB
Yogyakarta - Sungguh sulit membedakan kegiatan Mega di Yogyakarta, Minggu (13/6/2004). Sebab menurut protokoler, ada dua sifat kegiatan. Yang pertama, kegiatan kenegaraan. Kedua, kegiatan sebagai capres alias kampanye.Tapi, sungguh sulit untuk membedakannya. Sebab di kegiatan kenegaraan pun, Mega lebih banyak didampingi pengurus PDIP dibanding birokrat.Minggu pagi, Mega hadir di Pasar Beringharjo yang sibuk. Kehadirannya tentu saja menimbulkan kehebohan di pasar tradisional itu. Harap dicatat, posisi Mega di pasar sebagai presiden. Tidak jelas apa agendanya seorang presiden blusukan di pasar tak ber-AC itu. Apalagi pasar tradisional selama ini identik menjadi lokasi kampanye para capres. .Lalu pukul 10.00 WIB, lagi-lagi Megawati menghadiri kegiatan kenegaraan. Dia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bantul, salah satu kabupaten di Provinsi Yogyakarta.Acara tersebut digelar di Lapangan Paseban, tepatnya di depan kantor Kabupaten Bantul. Mega berdialog dengan tokoh masyarakat, kelompok tani dan nelayan se-wilayah Bantul. Yang hadir cukup banyak, kira-kira 2.000 orang.Mega hadir didampingi Puan Maharani, putri bungsunya. Beberapa fungsionaris PDIP yang hadir antara lain Ir.Sutjipto, Wasekjen Pramono Anung, dan Sutardjo Soerjogoeritno. Hadir juga Bupati Bantul Idham Sawawi dan Sekda DIY Bambang SP mewakili Gubernur.Nah, baru pukul 11.00-13.00 WIB nanti Mega akan berkampanye terbuka di Lapangan Trirenggo, sekitar 2 km dari Lapangan Paseban. Menurut jadwal protokoler, inilah acara yang membawa simbol Mega sebagai capres.
(nrl/)











































