Dokter Bedah RS Persahabatan Dilaporkan ke Polisi
Sabtu, 12 Jun 2004 16:56 WIB
Jakarta - Dokter Albert Lumban Toruan, seorang dokter spesialis bedah di RS Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur, dilaporkan ke polisi atas dugaan melakukan malpraktek. Laporan dilakukan Mindo Sihombing, pasien sang dokter.Mindo yang didampingi pengacaranya dari LBH Kesehatan Jakarta, Iskandar Sitorus melaporkan Albert ke Polda Metro Jaya, Sabtu (12/6/2004). Laporan diterima Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya, Kompol Anton Suyatno dan mendapatkan nomor 1683/K/VI/2004/SPK Unit II.Dokter Albert diadukan telah melanggar pasal 360 dan 361 KUHP yakni melakukan kelalaian yang mengakibatkan luka atau penyakit pada Mindo. Pada tanggal 15 Mei 2004, lalu Mindo dioperasi dokter Albert dengan diagnosis menderita Hernia. Namun akibat operasi itu bukannya sembuh, justru alat kelamin pengusaha percetakan itu kini mengalami pembengkakan."Mindo didiagnosa menderita hernia tanggal 14 Mei. Lalu tanggal 15 Mei ia dioperasi. Selesai operasi dia langsung disuruh membayar di ruang operasi saat itu juga. Jadi itukan nggak masuk administrasi RS," jelas Iskandar saat dihubungi detikcom pertelepon.Setelah operasi itu, selama 5 hari, 15-19 Mei, Mindo tak bisa berjalan normal. Ia harus membungkuk ketika berjalan karena menahan sakit. Tanggal 19 Mei 2004, Mindo disuruh pulang. Padahal saat itu masih terjadi pendarahan pada bekas jahitan di seputar selangkangan akibat operasi. Tanggal 21 Mei jahitan dibuka dan dilakukan sedot darah dan dipasangi selang. Hari berikutnya selang itu dibuka oleh dokter yang lain. Saat itu Mindo sempat menanyakan penyakitnya pada sang dokter itu dan dijawab sakit kista. Namun penyakit Mindo tak juga membaik. Ia lantas menemui dokter Albert lagi. Namun sang dokter justru membentaknya dan mengancamnya agar mau dioperasi kembali. Namun Mindo menolak karena telah kehabisan biaya. "Kalau nggak mau operasi sekarang. Tak mau percaya saya lagi, saya tak mau tangani lagi. Kalau tak terima ya terserah kamu mau menempuh jalur hukum apa saya layani. Saya tak takut," kata dokter Albert seperti ditirukan Iskandar. Mendapat perlakuan itu, Mindo lantas mengadu ke LBH Jakarta, Jumat (11/6/2004) kemarin dan akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya.
(iy/)











































