Spanyol Minta Ekstradisi Tersangka Otak Bom Madrid
Sabtu, 12 Jun 2004 15:36 WIB
Jakarta - Pemerintah Spanyol meminta Italia mengekstradisi seorang tersangka teroris yang diduga sebagai otak pengeboman Madrid yang menewaskan hampir 200 orang, Maret lalu."Kabinet memutuskan untuk meminta ekstradisi 'Mohammed orang Mesir' yang bertanggung jawab... karena memainkan peran signifikan dalam serangan teroris 11 Maret," ujar juru bicara pemerintah Spanyol, Maria Teresa Fernandez de la Vega kepada wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (12/6/2004).Tersangka yang dimaksud adalah Rabei Osman Ahmed el Sayed yang berusia 32 tahun. Pria yang dijuluki sebagai "Mohammed orang Mesir" itu ditangkap di Italia utara, Senin (7/6/2004) lalu bersama dua tersangka lainnya. Sejak itu, pria yang dituduh sebagai dalang serangan Madrid itu berada dalam tahanan Italia.Pejabat pengadilan Spanyol yang mengepalai investigasi tragedi Madrid, Juan del Olmo, mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional bagi Rabei sehari setelah penangkapannya. Dalam surat perintah itu, del Olmo menyatakan Rabei telah berada di sebuah rumah di Morata de Tajunia, pinggiran Madrid, tempat bom-bom untuk serangan mematikan 11 Maret itu dibuat.Dikatakan del Olmo, Rabei yang kelahiran Mesir itu merupakan anggota Jihad Islam Mesir, sebuah organisasi yang disebut-sebut sebagai kelompok teroris dan dikaitkan dengan jaringan al Qaeda pimpinan Osama bin Laden.
(ita/)











































