Mantan Kapolri Ikut Rombongan Moge yang Pepet Gubernur Bali

Updated

Mantan Kapolri Ikut Rombongan Moge yang Pepet Gubernur Bali

- detikNews
Senin, 25 Apr 2011 16:58 WIB
Denpasar - Motor gede (moge) yang memepet mobil Gubernur Bali Irjen (Purn) Made Mangku Pastika, rupanya bagian dari konvoi besar Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) 2011. Konvoi itu juga diikuti oleh mantan Kapolri Jenderal (Purn) Roesmanhadi.

Konvoi IMBI dalam rangka Munas dan Jambore Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) 2011 yang bertajuk Ngurah Rai Tour 2011. Pesertanya terdiri dari 200 biker seluruh Indonesia.

Safety Officer Mohamad Rifan menjelaskan IMBI menggelar Ngurah Rai Tour 2011 dengan rute dari Lapangan Puputan Renon, Denpasar, menuju Bedugul. Di dalam rombongan tur moge terdapat pejabat yang masih aktif dan telah nonaktif, yaitu mantan Kapolri Jenderal (Purn) Roesmanhadi yang juga Ketua Umum IMBI Pusat dan Irfan yang disebut Rifan sebagai staf Presiden SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di rombongan tur itu ada Roesmanhadi, mantan Kapolri sekaligus Ketum IMBI dan penasihat SBY, Irfan namanya," kata Rifan. Namun setelah ditelusuri detikcom, Irfan ini rupanya adalah mantan staf khusus Presiden SBY. Dia menjadi staf khusus SBY pada Kabinet Indonesia Bersatu I.

Rifan dalam tur itu motornya tidak jauh dari moge-moge yang memepet mobil Gubernur Pastika. Namun, dia mengatakan sebenarnya selama perjalanan peserta rombongan tur tidak mengalami masalah.

"Kecuali ketika di Desa Luwus ada insiden. Rombongan tur tidak tahu jika dua mobil di Luwus adalah rombongan gubernur. Tidak ada keinginan untuk menunjukkan arogansi atau melecehkan gubernur kita," kata Rifan pada jumpa pers di Warung Bendega, Jl Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, Senin (25/4/2011).

Gubernur Pastika yang juga mantan Kapolda Bali dan Ketua Tim Investigasi Bom Bali I gerah dengan ulah iringan moge yang memepet mobilnya sambil mengepalkan tangan dan mengangkat kaki kiri di depannya. "Moge jangan arogan. Kita sangat sayangkan, sepertinya mereka yang punya jalan," kata Humas Pemprov Bali Putu Suardhika.


(gds/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini