"Sampai saat ini belum ada aduan adanya kebocoran dalam pelaksanaan UN SMP di hari pertama," kata Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendiknas Mansyur Ramli dalam jumpa pers di kantor Kemendiknas, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (25/4/2011).
Mansyur mengatakan, meski tidak ada kecurangan, namun ada sedikit masalah seperti di Balikpapan. UN yang dilaksanakan di Balikpapan ditemukan ada soal yang halamannya tidak tercetak. Namun masalah ini sudah langsung bisa diselesaikan oleh panitia UN. Panitia memberikan soal cadangan. Waktu pengerjaannya pun ditambah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Mansyur, untuk hari ini Kemendiknas menerima 3 SMS, 3 telepon, dan 1 email berisi 3 aduan dan 4 informasi mengenai UN. Pengaduan sekitar penataan ruang kelas yang dianggap rapat.
"Ya kita berharap sampai UN selesai semuanya akan berjalan lancar," pintanya.
(gus/fay)










































