Ternyata ada dua kelompok mahasiswa di UMI yang sedang terlibat tawuran dan Irfan ikut diserang. Irfan pun langsung dilarikan ke RS Ibnu Sina yang masih berada di kompleks UMI, Senin (25/4/2011).
Dekan Fakultas Kedokteran UMI, Prof Razak Datu membenarkan adanya mahasiswa FK yang menjadi korban tawuran. Namun Razak membantah kalau mahasiswanya termasuk dua kelompok yang terlibat tawuran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Razak, pihaknya pun akan memproses kejadian ini secara hukum dan melaporkan hal ini ke kepolisian.
Sementara itu, menurut saksi mata yang juga rekan korban, Kahar saat ditemui detikcom di RS Ibnu Sina, ia dan Irfan tengah nongkrong di kantin. Tiba-tiba datang sejumlah mahasiswa yang membawa parang dan mengejar orang-orang.
"Irfan yang tidak tahu apa-apa langsung dibacok oleh pelaku," tutur Kahar.
Dari pantauan detikcom di Kampus UMI, dua kelompok yang terlibat tawuran itu kini sudah kabur saat aparat kepolisian dari Polsek Panakukang datang mengamankan kampus. Polisi hingga saat ini belum mengetahui identitas pelaku atau kelompok mahasiswa yang terlibat tawuran.
(gus/fay)











































