"Hasil pemeriksaan sementara tidak terkait, hubungannya masih terputus," kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (25/4/20110).
Boy mengatakan, kelompok bom Buku itu mendapatkan dana dari hasil patungan. Dana itu kemudian digunakan untuk membeli bahan-bahan yang digunakan untuk membuat bom. Menurutnya, peranan Pepi paling dominan dalam kelompok itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boy mengatakan, petugas juga masih menyelidiki asal bahan baku yang digunakan untuk pembuatan bom tersebut. Polisi juga masih mendalami asal granat yang ditemukan di rumah mertua Pepi di Harapan Indah, Bekasi.
"Ada di beberapa tempat yang mereka beli di Jakarta. Ini masih kita dalami," katanya.
(nal/fay)











































