Stock BBM Kritis, Gubernur Sumut Kirim Surat ke Menteri ESDM
Sabtu, 12 Jun 2004 02:19 WIB
Medan -
Stock BBM di Sumatera Utara sudah tahap mengkawatirkan.Hal ini membuat Gubernur Sumut mengirim surat kepada Menteri ESDM dan Dirut Pertamina. Intinya meminta agar pasokan BBM di Sumut dapat dikendalikan. "BBM itu sangat strategis posisinya dalam perekonomian. Kalau terjadi kelangkaan bisa mempengaruhi stabilitas ekonomi, sosial kemasyarakatan. Pada gilirannya bisa menimbulkan gejolak sosial," kata Gubernur Sumut Rizal Nurdin kepada wartawan di kantor Gubernur, Medan, Sumatera Utara, Jumat (11/6/2004).Karena itu, Rizal Nurdin mengirim surat kepada Menteri ESDM dan Dirut Pertamina. Dalam surat, Gubernur menyampaikan data dari Pertamina yang menyebutkan Pertamina Unit I Medan menyebutkan stock solar hanya 2.819 kilo liter yang hanya cukup untuk 2 hari, premium 1.985 Kl yang cukup 1,6 hari dan minyak diesel 185 Kl cukup untuk 2,2 hari.Dalam surat itu, Rizal Nurdin mengatakan hari ini masuk minyak solar malalui minyak solar sebanyak 34.300 Kl yang cukup 12 hari. Namun kondisi ini dinilai masih mengkawatirkan."Kelangkaan BBM bisa saja dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk hal-hal negatif dan tidak mungkin bisa mengacaukan pilpres," kata Gubernur.
(jon/)










































