"Ini tarian tradisional sumbangan di luar konsep acara. Di ujung acara mereka menaruh kain merah putih sebagai simbolisasi mereka hidup bersama di atas Indonesia. Ini yang menjadi multitafsir. Tapi mereka menjelaskan bahwa ini simbol mereka beragam suku bangsa berada dalam satu Indonesia," ujar Wasekjen PKS, Mahfudz Siddik, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/4/2011).
Mahfudz mengaku kaget karena yang digunakan kain berwarna merah putih. Namun ia sudah mendapatkan penjelasan dari para penari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumbangan tarian tersebut juga tanpa sepengetahuan panitia HUT PKS. Sehingga PKS tidak sempat mengantisipasi hal ini. Ia mengimbau agar rakyat Indonesia tidak salah sangka. Pihak kepolisian, menurut Mahfudz, sudah memahami hal ini bukan sebagai insiden pelecehan negara.
"Prinsipnya ini adalah satu insiden yang tidak dimaksudkan menghina bendera Indonesia. Namun kemudian dipahami pihak lain multitafsir," tuturnya.
(van/ndr)










































