Istana Tingkatkan Keamanan, Wartawan Harus Simpan Ransel di Loker

Istana Tingkatkan Keamanan, Wartawan Harus Simpan Ransel di Loker

- detikNews
Senin, 25 Apr 2011 10:42 WIB
Istana Tingkatkan Keamanan, Wartawan Harus Simpan Ransel di Loker
Jakarta - Istana Presiden meningkatkan keamanan menyusul terungkapnya plot pemboman pekan lalu. Mulai hari ini seluruh tas ransel milik wartawan yang biasa meliput di Istana tidak diperkenankan dibawa masuk ke Kantor Presiden.

"Sekarang kita harus lebih waspada. Bukan hanya aparat keamanan tapi juga masyarakat harus saling waspada dan mengingatkan," kata juru bicara kepresidenan Julian A Pasha di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeta Utara, Jakarta, Senin (25/4/2011).

Pantauan detikcom, wartawan yang berada di press room mendapat pengumuman dari seorang staf Istana agar tidak membawa tas ransel ke Kantor Presiden. Yang diperkenankan dibawa hanya tas jinjing atau tas-tas berukuran kecil. Sedangkan untuk alat liputan diperbolehkah dibawa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Julian, tindakan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi. Namun tindakan ini tidak menyulitkan peliputan. "Asalkan tidak menyulitkan peliputan ya tidak apa-apa," ungkapnya.

Kepala Biro Pers Istana DJ Nachrowi mengatakan, tindakan ini hanya untuk memanfaatkan loker untuk wartawan. "Ini kan wartawan sudah dikasih loker. Jadi ya dimanfaatkan saja untuk taruh tas," jelasnya.

Hari ini adalah hari pertama wartawan disuruh meninggalkan ransel di loker yang tersedia di press room. Sebelumnya setiap liputan di Kantor Presiden, wartawan boleh membawa tas ransel.



(gus/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini