Gudang obat Indofarma Dirampok

Gudang obat Indofarma Dirampok

- detikNews
Jumat, 11 Jun 2004 18:55 WIB
Yogyakarta - Kawanan perampok bersenjata api kembali beraksi di kota Yogyakarta, Jumat (11/6/2004). Kali ini yang menjadi korban perampokan adalah gudang obat milik PT Indofarma Global Media (IGM) di Jl. Gedong Kuning No 130 A , Rejowinangun Yogyakarta. Kawanan perampok itu juga berhasil melumpuhkan tiga orang penjaga malam yang juga bertugas sebagai keamanan. Aksi perampokan yang terjadi Jumat subuh pukul 04.00 WIB itu berhasil menggondol 44 karton obat-obatan senilai Rp 50 juta. Selain itu kawanan perampok juga menggasak uang yang ada di dalam brankas sebesar Rp 12 juta. Setelah menyekap tiga penjaga malam gudang obat itu, mereka membawa kabur obat-obatan dan uang itu dengan menggunakan mobil.Menurut petugas jaga gudang PT IGM, Fajar (23) saat diminta keterangan di Mapoltabes Yogyakarta di Jl. Reksobayan, saat itu dirinya bertugas jaga malambersama dua orang rekannya, Bayu dan Kasil. Perampokan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, beberapa saat sebelum azan subuh. Kawanan perampok itu diperkirakan masuk pekarangan gudang dengan melompat pagar. "Yang masuk ke gudang ada tiga orang. Dua dari mereka membawa senjata api model pistol sedang satu orang lagi membawa linggis dan senjata tajam mirip pedang. Mereka mengancam kami dengan pistol bila berteriak. Pistol itu sudah diarahkan ke kepala kami," kata Fajar.Selanjutnya setelah melumpuhkan penjaga malam, kawanan perampok itu mengikat tangan serta menutup mata dan menyumbat mulut dengan plester lakban. Setelah itu, kawanan rampok kemudian mengambil obat-obatan yang ada di dalam gudang. "Tidak hanya obat-obatan digudang yang dibawa, mereka juga menjebol kotak uang dan mengambil seluruh isinya yang ad di kantor," katanya.Sementara itu Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Poltabes Yogyakarta Kompol Endi Sutendi saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, petugas sudah berhasil mengantongi tanda-tanda para pelaku. Setidaknya, pelaku perampokan berjumlah empat atau lima orang karena mereka membawa kendaraan roda empat."Dari hasil pemeriksaan saksi, jenis pistol yang dibawa perampok kemungkinan FN dan Revolver. Pelakunya diduga ada kesamaan dengan aksi-aksi kejahatanbersenjata api yang terjadi sebelumnya, seperti kasus perampokan kantor finance di Jl HOS Cokroaminoto beberapa waktu lalu," kata Endi. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads