Iklan Capres-Cawapres Kedepankan Sosok, Bukan Visi & Misi
Jumat, 11 Jun 2004 18:10 WIB
Jakarta -
Pasangan Capres-cawapres kurang maksimal memanfaatkan iklan di media elektronikyang diberikan KPU. Iklan mereka tidak memuat visi, misi dan program."Iklan di TV yang beredar masih sebatas menampilkan sosok pasangan capres dan cawapres saja,' kata anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Anas Urbaningrum kepada wartawan di kantor KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (11/6/2004).Berdasarkan SK KPU No. 35/2004 tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wapres, dalam setiap iklannya di media massa elektronik, setiap pasangan harus menjabarkan visi dan misinya secara singkat kepada audience. Termasuk juga soal program kerja kabinetnya ke depan."Sebetulnya mereka mempunyai kewajiban moral memberikan pendidikan politik melalui iklannya. Jangan hanya berorientasi meraup dukungan suara," kata Anas.Ditambahkan Anas, KPU sendiri telah cukup memberikan toleransi durasi iklan kepada pasangan capres dan cawapres. Pada awalnya KPU hanya memberikan waktu 60 detik untuk setiap spotnya. Namun karena dirasa kurang, durasi iklan itu ditambah menjadi 90 detik."Tujun kami memperpanjang durasi itu agar para capres dan cawapres bisa menyampaikan visi, misi dan program kerjanya. Sayangnya kesempatan itu belum dimanfaatkan dengan benar," keluh Anas.
(djo/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































