Kelompok Pepi Iuran untuk Biayai Bom Rakitan

Kelompok Pepi Iuran untuk Biayai Bom Rakitan

- detikNews
Minggu, 24 Apr 2011 14:10 WIB
Jakarta - Teror bom buku dan bom jalur pipa gas serpong yang dijalankan kelompok Pepi Fernando, untuk sementara disinyalir tak terkait kelompok teroris lama. Sumber pendanaan untuk merakit bom merupakan hasil iuran 20 anggota kelompok itu.

"Biaya merakit bom itu hasil patungan dari 20 orang yang sudah ditangkap itu," ujar Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Boy Rafly Amar, mengenai hasil sementara pemeriksaan terhadap Pepi Fernando.

Dalam pembicaraan telepon, Minggu (24/4/2011) siang, Boy menyatakan penyidik Mabes Polri masih terus mengembangkan keterangan para tersangka kasus bom buku dan bom jalur pipa gas Serpong. Namun sejauh ini belum ditemukan indikasi kaitan langsung antara Pepi Fernando dengan kelompok teroris yang selama ini meresahkan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejauh ini dia mengaku merasa terinspirasi (dengan aksi teror -red) saja, lalu memutuskan untuk radikal. Kemungkinan kaitan dengan kelompok lama, itu masih kita kembangkan dan dalami," ujar Boy.

Anggota kelompok pelaku teror bom buku dan bom jalur pipa gas Serpong yang sudah ditangkap berjumlah 20 orang. Mereka direkrut dalam jangka waktu 1-2 tahun terakhir, namun ada juga yang mengaku sekadar orang bayaran untuk mengerjakan tugas tertentu.

Hal lain yang juga sedang didalami penyidik Mabes Polri adalah keberadaan Pepi Fernando di Aceh. Seperti diberitakan sebelumnya, Pepi yang seorang pekerja rumah produksi cukup sering pergi ke Aceh hingga akhirnya tertangkap pada 21 April 2011.

"Dia mengaku ada urusan bisnis di sana," sambung Boy.

(lh/nvt)


Berita Terkait