IPNU Gelar Rakernas Bahas Draft Kontrak Politik Capres
Jumat, 11 Jun 2004 18:01 WIB
Jakarta - Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) akan menggelar rakernas untuk membahas draft kontrak politik para capres. Tak tertutup kemungkinan akan merekomendasikan capres pilihan.Rakernas I PBNU akan diadakan di Pekanbaru Riau 15-18 Juni 2004. Demikian disampaikan Ketua Panitia Fery Tjokroaminoto di Kantor PBNU jalan Kramat Raya Jakarta, Jumat (11/6/2004).Menurut dia, rapat tidak hanya kegiatan internal organisasi, tapi juga akan mematangkan rekomendasi menyangkut draft kontrak politik antara para capres dengan kalangan pelajar dan masyarakat pendidikan. Di mana para capres menjamin dialokasikannya dana pendidikan 20 persen dalam APBN mendatang."Hamzah Haz, Gus Solah, dan Hasyim Muzadi sudah memastikan akan datang dalam acara ini. Sementara Jusuf Kalla dan Siswono masih dalam konfirmasi," kata Fery.Dia tidak menutup kemungkinan jika rakernas akan memutuskan siapa yang akan didukung dalam Pemilu nanti. Meskipun PP IPNU secara kelembagaan bersikap netral dalam menyikapi keberadaan para kontestan bursa capres-cawapres pada Pilpres."Pada rakernas tersebut mungkin saja akan ada pernyataan sikap IPNU mengenai siapa capres yang akan didukung," ujar Fery.Sekjen PP IPNU Syamsuddin M Pay menegaskan PBNU sebagai induk organisasi, maupun badan otonom yang ada di bawah NU, tapi antara Gus Dur dengan NU tidak ada kaitan struktural sama sekali.Kamis malam 10 Juni 2004, Gus Dur mengatakan kalau dari 4 warga NU yang menjadi capres dan cawapres, tidak ada satupun yang mewakili institusi NU. Gus Dur juga mempersilakan warga NU jika ingin mengikutinya menjadi golput."Gus Dur itu ketua Dewan Syuro PKB. IPNU merupakan badan otonom dari NU. Sehingga apapun yang disampaikan Gus Dur merupakan wacana untuk kita diskusikan," kata Syamsuddin.
(sss/)











































