"Betul, hingga dini hari ini telah ditemukan 5 jenazah yang tewas akibat tertimbun tanah longsor, akibat hujan turun dengan curah tinggi," ujar Wakil Bupati Garut Diky Chandra, Minggu dini hari (24/4/2011), kepada wartawan.
Upaya pencarian cukup lambat mengingat medan yang terjal serta kondisi tanah di sekitar lokasi longsor labil. Kurangnya alat penerangan juga menghambat proses evakuasi korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Diky, upaya pencarian malam tadi sekitar pukul 23.00 Wib, dihentikan untuk dilanjutkan besok pagi. "Kita hentikan terlebih dahulu, besok bersama-sama Polres dan Kodim 0611 Garut kita lanjutkan pencarian," tambahnya.
Sementara itu Kapolres Garut, AKBP Yayat Ruhiat Hidayat menyatakan 4 jenazah diantaranya sudah semayamkan di Mesjid di Kampung Campaka. Rencananya keempat jenazah tersebut akan dimakamkan besok pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
"Satu jenazah, tadi sudah diambil oleh keluarganya, karena yang bersangkutan pada saat longsor terjadi sedang bertamu," terangnya.
Data korban meninggal dunia yang berhasil dihimpun hingga Minggu pagi ini, diantaranya, Iim (55), Ny Omih (35), Ninih (13), Ihom (14) dan Inen (45). "2 Warga lainnya yang saat kejadian sedang bersama-sama para korban berhasil menyelamatkan diri," pungkas Yayat.
(her/her)











































