Informasi soal profesi sutradara dan wartawan sudah diungkapkan oleh Kabagpenum Mabes Polri Komjen Pol Boy Rafli Amar dan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai. Menurut Ansyaad, P pernah membuat sebuah film dokumenter tentang bencana tsunami di Aceh.
Tentang karir P di dunia infotainment memang belum banyak terkuak. Tapi, berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, P adalah Pepi Fernando yang pernah menjadi reporter di tayangan gosip 'Otista'. Program Otista pernah tayang di SCTV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat informasi ini coba dikonfirmasi, belum ada jawaban pasti. Kombes Boy Rafli Amar tak mengangkat dan menjawab pesan singkat yang dikirim detikcom. Kepala Humas BNN saat ditanya soal kabar istri P yang bekerja di institusi tersebut belum juga mengangkat telepon. Dua nomor istri P saat dikontak juga tidak aktif.
P sebelumnya ditangkap di Aceh karena diduga sebagai otak rencana pengeboman gereja di Serpong dan perakit teror bom buku. Di antara target bom buku ada nama aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar dan Kepala BNN Gories Mere.
P adalah lulusan Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia masuk tahun 1997 dan lulus tahun 2001.
"Dia yang mendesain bom buku dan inisiator jaringan. Dia mendanai dan merakit bom di pipa gas Serpong," kata Kepala BNPT Ansyaad Mbai.
P kini sudah ditahan dan diperiksa Densus Mabes Polri.
(mad/asy)











































