Australia Selidiki Berita JI Targetkan Diplomat Asing di RI

Australia Selidiki Berita JI Targetkan Diplomat Asing di RI

- detikNews
Jumat, 11 Jun 2004 15:59 WIB
Jakarta - Pemerintah Australia tengah menyelidiki berita bahwa kelompok militan Jemaah Islamiah (JI) telah mengirimkan skuad pembunuh dengan target pejabat Australia dan pejabat Barat lainnya di Indonesia.Perdana Menteri (PM) Australia John Howard seperti dikutip Reuters, Jumat (11/6/2004) mengatakan, dirinya masih mencari informasi lebih jauh mengenai berita yang dilansir Wall Street Journal, Kamis (10/6/2004) kemarin itu. Media tersebut menuliskan, para pembunuh dari kelompok JI yang terkait al Qaeda telah menyusup ke Indonesia dalam beberapa pekan ini dari Mindanao, Filipina.Menurut Wall Street Journal, badan-badan keamanan Barat khawatir JI mengubah taktiknya dari pengeboman ke pembunuhan dengan target warga Barat. Serupa dengan strategi al Qaeda di Arab Saudi yang menargetkan para warga Barat sehingga menimbulkan eksodus pekerja asing dan mengganggu perekonomian.Howard menuturkan dirinya akan menyelidiki berita surat kabar tersebut. Namun menurutnya, tidak ada yang baru mengenai kemungkinan terjadinya ancaman seperti itu. "Saya tidak akan mengkonfirmasi ancaman-ancaman spesifik saat ini. Saya harus mencari informasi lebih banyak soal itu," tukas Howard kepada radio Australia.Ditegaskan Howard, akan sangat sukar menarik diplomat-diplomat Australia dari Indonesia tanpa alasan kuat. "Itu harus karena situasi yang sangat genting akibat bahaya besar yang spesifik," tutur pemimpin negeri Kangguru itu. (ita/)


Berita Terkait