"Yang IF saya belum tahu, yang P seorang sarjana fakultas Tarbiyah UIN lulus tahun 2001," kata Kabagpenum Mabes Polri, Kombes Boy Rafly Amar, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (23/4/2011).
Hal ini sekaligus meralat berita sebelumnya yang menyebut IF lulusan IAIN. Belum diketahui latar belakang pendidikan IF yang menjadi kamerawan Global TV itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IF komunikasinya dengan P, mereka berkomunikasi sejak sebelum kasus bom buku. IF belum tentu kenal dengan (anggota jaringan terorisme) yang lain," papar Boy.
Pengakuan bahwa P minta IF mengajak pekerja pers asing untuk ikut meliput aksi teror peledakan bom, masih polisi dalami. Namun sejauh ini permintaan P tersebut belum IF laksanakan.
"Kita masih mendalami soal ajakan itu," ujar Boy.
(mpr/lh)











































